Katering Kesehatan dan Diet - My Meal Catering – Serve Your Diet Personally

Subscribe to Katering Kesehatan dan Diet

Pricelist My Meal Catering Terbaru 2014

July 25, 2014

Howdy, Salam Sehat !!!

Sehubungan dengan meningkatnya biaya Bahan Bakar Minyak yang belum disesuaikan sejak 2013, kenaikkan harga Bahan Baku, dan kenaikkan UMR yang berimbas pada meningkatnya biaya operasional, maka melalui Blog Posting ini kami beritahukan kepada seluruh kustomer My Meal Catering, bahwa harga paket My Meal Catering akan mengalami kenaikan harga.

Bersama Blog Posting ini juga kami lampirkan daftar harga baru paket My Meal Catering yang akan berlaku efektif per Agustus 2014.

Kami mengucapkan permohonan maaf atas kebijakan ini dan kami harap ini bisa menjadi bukti bahwa kami sangat menghargai kesetiaan Anda sebagai pelanggan kami. Demikian pemberitahuan ini kami buat agar dapat dimaklumi.

Adapun daftar harga paket My Meal Catering Terbaru sebagai berikut :

  • Paket Healthy Meals
  • Healty Meal

  • Paket Weight Loss Diet
  • Weight Loss Diet

  • Paket Kids Meal (1-5 th)
  • Kids Meal 1-5

  • Paket Kids Meal (6-10 th)
  • Kids Meal 6-10

  • Paket Baby Meals
  • Baby Meal

    *NB : Pada tahun ini, kami kenakan tambahan biaya sebesar Rp 3000,- untuk penggunaan Disposable Box. Hal ini sebagai wujud dukungan kami dalam program Go Green. Oleh karenanya, kami anjurkan bagi para calon pelanggan My Meal Catering untuk menggunakan Thermos Box.

    Hormat kami,

    My Meal Catering

Pola Makan Sehat Itu Mudah dan Enak | Tabloid Simpang5

February 19, 2013

http://simpang5.wordpress.com/2013/01/29/pola-makan-sehat-itu-mudah-dan-enak/

mymeal® Gudangnya Makanan Sehat Siap Antar (liputan majalah Farmacia-Juni 2012)

June 16, 2012

Makanan sehat yang disediakan mencapai 100 menu. Tak hanya menyajikan makanan sehat, Mymeal juga didukung 13 ahli gizi yang siap melakukan cek nutrisi di rumah pelanggan. Wow!
SADAR atau tidak, dalam dua dekade terakhir, kita hidup dalam dunia serba instan. Segalanya ingin serba praktis dan cepat. Begitu pula dalam hal makanan. Kesibukan kerja kini membuat masyarakat, utamanya yang tinggal di perkotaan, banyak yang meninggalkan budaya masak. Mereka lebih mengandalkan restoran cepat saji.

Tapi justru di situlah letak persoalannya. Makanan cepat saji belum tentu dijamin sehat. Terlalu banyak bahan kimia yang terkandung dalam olahan makanan cepat saji sekarang ini.

Kehidupan serba instan juga merambah dunia pertanian dan perternakan. Dipicu ingin cepat panen dengan hasil melimpah, para petani lebih mengandalkan pupuk kimia ketimbang pupuk organik. Bagi peternak, idem dito. Mereka lebih mengandalkan pakan yang terbuat dari unsur kimia ketimbang organik supaya ternaknya bisa cepat tumbuh, besar, dan cepat bertelur bagi ternak unggas. Pelan namun pasti, aneka penyakit mulai mengintai kehidupan masyarakat.

Kini, di zaman serba canggih, mencari makanan sehat terasa begitu sulit. Bahan makanan organik kini jadi barang yang langka di perkotaan. Lantas, masih bisakah kita mengonsumsi makanan sehat tanpa harus direpotkan dengan memasak dan meninggalkan rutinitas kerja?

Jawabannya, bisa. Belakangan ini banyak berdiri perusahaan katering yang menyajikan makanan sehat. Salah satunya adalah Mymeal, sebuah katering makanan sehat yang didirikan tahun 2005 silam. Perusahaan katering makanan sehat yang berkantor pusat di kawasan Tangerang, Banten ini menyediakan sekitar 100 menu makanan sehat. Konsumennya beragam, mulai dari bayi hingga lanjut usia (lansia).

“Mymeal didirikan dengan tujuan antara lain membantu masyarakat untuk menjadi lebih sehat dengan mengonsumsi makanan sehat, terutama bagi mereka yang tengah mengalami masalah kesehatan,” ujar Ignatius Zaldy, Presiden Direktur Mymeal saat ditemui Farmacia di kantornya di Tangerang belum lama ini.

Sebelum membuka usaha katering makanan sehat, Zaldy bergelut di dunia alat-alat kesehatan (alkes). Kok banting stir? Pembukaan usaha katering Mymeal bertolak dari pengalaman pribadi Zaldy. Bermula ketika dirinya mengalami hipertensi. Sejak itu, ia harus memperhatikan dan menjaga asupan makanan. “Istri saya sampai banyak membaca buku menu sehat bagi hipertensi karena ingin menyajikan menu sehat bagi saya. Namun di pihak lain, istri juga mesti memasak menu makanan untuk dirinya sendiri dan anak-anak. Menu makanan untuk saya dan keluarga, berbeda. Kayaknya kok ribet,” tambah Zaldy.

Zaldy yakin, keribetan itu dialami banyak orang. Pengalaman pribadi itu lah yang melecut Zaldy untuk mendirikan usaha katering makanan sehat berlabel Mymeal, tujuh tahun silam. Dalam mengolah aneka masakan sehatnya, Zaldy mengaku perusahaannya menggunakan bahan organik sebesar 80%, tanpa pengawet, dan tanpa MSG. Bak gayung bersambut, usaha katering makanan sehat itu banyak diminati masyarakat.

Diakui Zaldy, menu makanan sehat yang disajikan kepada konsumennya benar-benar personal, sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing pelanggan. Misalnya saja untuk hipertensi berarti makanannya harus kurang garam, diabetes kurang gula, dan sebagainya.

Uniknya, dalam menyajikan katering makanan sehat ini, Zaldy yang dibantu 13 ahli gizi tak sekadar membuatkan menu dan mengantarkan kepada konsumennya tiga kali dalam sehari, namun dilakukan juga pemantauan cek nutrisi dua minggu sekali dengan menghadirkan ahli gizi ke rumah para pelanggannya. “Tujuan utama kami adalah membantu mengajak konsumen untuk memiliki pola hidup sehat dan kemudian bisa mengolah bahan makanan sehat sendiri,” kata Zaldy.

Pelanggan Mymeal biasanya bertahan satu hingga dua bulan. Setelah itu tidak lagi berlangganan lantaran sudah mengetahui pola makan dan pola hidup sehat yang diterapkan selama mengikuti katering. Namun begitu, tidak sedikit juga yang menjadi pelanggan setianya lantaran tidak ada yang bisa memenuhi kebutuhan makan sehatnya.

Zaldy mengakui bahwa mengonsumsi makanan sehat ini tidaklah murah. Dia menyediakan beragam paket yang bisa dipilih konsumennya, dengan biaya mulai dari Rp5,5 juta/bulan. Menurut Zaldy, konsumennya berasal dari aneka kalangan usia, mulai dari bayi, balita, hingga manula. Untuk konsumen bayi, biasanya mereka yang sedang mengalami alergi atau gangguan pencernaan. Sementara untuk dewasa biasanya dimulai dari usia 35 tahun ke atas dan rata-rata usai menjalani perawatan kesehatan di rumah sakit dan memiliki penyakit tertentu seperti hipertensi, diabetes, jantung, asam urat, ginjal, dan ragam penyakit lainnya.

Setiap masak, Mymeal bisa mengolah 50-100 menu yang berbeda tergantung dari kebutuhan konsumen dan penyakit yang dideritanya. Pihaknya juga berusaha memenuhi keinginan menu dari pelanggan dan disesuaikan angka kecukupan gizi dan disesuaikan penyakit yang diidapnya. “Makanan kami bukanlah sebagai obat sehingga konsumen perlu mengonsumsi obat selama makan makanan sehat kami, namun kami hanya mendampingi dan membantu menurunkan kadar sakit yang dialami dengan mengatur pola makan. Seperti diabetes, dengan mengonsumsi makanan sehat, maka perlahan tapi pasti kadar gulanya bisa kembali normal,” urai Zaldy.

Selain melayani katering tiga kali dalam sehari, Mymeal Zaldy juga melayani katering di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta Pusat, serta melayani katering perusahaan untuk menu makan siang, serta melayani menu bagi mereka yang mengalami obesitas. Saat ini Mymeal tersebar di empat wilayah yakni di Tangerang, Jakarta Pusat, Cibubur, dan Semarang. F ncs

Seperti tercetak di Majalah Farmacia Edisi Juni 2012 , Halaman: 60 (24 hits

http://www.majalah-farmacia.com/rubrik/one_news.asp?IDNews=2573

dr Sonia Wibisono merekomendasikan My Meal

January 10, 2011

image

Dr Sonia Wibisono merekomendasikan My Meal kepada anda yang ingin hidup sehat:

“Di Jaman kini, semua sibuk, sangat sulit untuk ada waktu memasak dan atau memilih makanan yang bergizi dan sehat. Dengan My Meal, tiap hari sudah tersedia makanan organik, sehat, bergizi dan lezat yang diolah oleh chef dan ahli gizi personal, khusus untuk kebutuhan kondisi tubuh kita, We are what we eat. Kesehatan dimulai dari makanan dan kesehatan adalah hal yang terpenting dalam hidup. Tanpa kesehatan semuanya akan menjadi sia sia.
Saya merekomendasikan My Meal kepada anda yang ingin langsing & hidup sehat degan pola makan yang sehat.”

Salam
dr Sonia Wibisono
(model,presenter tv, dokter)

_____________________________________________________________________________

Apa Kata Sonia Wibisono ( disadur dari video testimonial dr Sonia Wibosono)

Kelebihan mymeal itu rasanya Enak, Bersih, On time Delivery dan bisa personalized, jadi bisa pesan menu menu favorite apa yang kita suka.

Yang penting Sehat karena bahannya Organic, tanpa MSG, tanpa bahan Pengawet. Pokoknya benar benar Sehat.

Dan juga ada kunjugan Ahli Gizi dan pengecekan bio scan, yang dilakukan di awal katering, 2 mingggu dan 1 bulan dstnya, yag tidak pernah dilakukan oleh katering lain.

Bener bener mymeal memperhatikan kondiis setiap customernya, disesuaikan dengan makanan yang didelivery.

Mymeal tidak pelit bagi bagi resep rahasianya, kita bisa minta resep nya. Tinggal telp Ahli Gizinya, Mba aku minta dong resepnya

Kabar Gembira …Dibuka Cabang Ke-2 “My Meal” di area JL. Sudirman, Jakarta

September 8, 2009

Kini bisa mengirim lebih pagi ke area :Perkantoran/ Apartemen di kawasan Sudirman, Thamrin, Kuningan, Menteng, Jakarta Timur, Cipinang, Matraman, Pondok Gede, Kali Malang, Bekasi Barat, Sunter, Kemayoran, Cempaka Putih, Rawamangun, Menteng, Percetakan Negara, Senen, Kelapa Gading,Tanjung Priuk, Pulo Mas, Jakarta Pusat, Tanah Abang, Mangga Dua, Magga Besar, Sawah Besar, Juanda, Cibubur, Cijantung. dll semuanya kini bisa kirim pagi pukul 6.30 – 8.00 tiba di rumah anda. Karena My Meal sudah membuka cabangnya yang ke-2, di segitiga emas, kawasan Jl. Sudirman Jakarta. Mulai efektif pengiriman per 1 Desember 2009.

Dengan dibukanya cabang ke-2 ini yang berlokasi strategis. Tujuannya untuk memastikan ketepatan waktu pengiriman makanan khususnya di area perkantoran apartemen atau area bisnis.