Pahami Apa Itu Medical Check Up dan Jenisnya

Penulis:

Devika

Kategori:

Update:

25 May 2023

Komentar:

0 Comments

Ketika ingin melamar pekerjaan atau terlibat dengan kegiatan tertentu, seringkali Anda diminta melakukan medical check up. Apakah Anda sudah memahami bagaimana prosedur medical check up yang benar, dan apa saja aspek yang diperiksa?

Apa itu Medical Check Up?

Medical check up adalah evaluasi kesehatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga kesehatan lainnya, biasanya dilakukan dengan melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan pemeriksaan penunjang lainnya untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan.

Tidak hanya sebagai syarat melamar kerja atau mendaftar ke lembaga pendidikan tertentu, pemeiksaan kesehatan ini berguna untuk pegangan agar lebih memahami bagaimana kondisi tubuh Anda saat ini.

Medical check up sangat penting dilakukan, terutama bagi orang-orang yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit atau memiliki gejala-gejala tertentu. Namun, medical check up juga sangat bermanfaat bagi orang-orang yang sehat, karena dengan melakukan medical check up secara rutin dapat membantu mencegah terjadinya penyakit atau menemukan penyakit pada tahap awal sehingga mudah diobati.

Mengapa Harus Melakukan Medical Check Up?

Tujuan utama dari melakukan medical check up adalah memperoleh informasi tentang kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Melalui medical check up, dokter dapat menemukan penyakit atau masalah kesehatan yang mungkin tidak terdeteksi dengan cara biasa. Selain itu, medical check up juga dapat membantu dokter menentukan pengobatan yang tepat bagi seseorang, terutama jika penyakit tersebut sudah ditemukan pada tahap awal.

Medical check up juga dapat membantu mencegah terjadinya penyakit atau komplikasi yang lebih serius. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terdeteksi dan tidak diobati, dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung. Dengan melakukan medical check up secara rutin, dokter dapat menemukan dan mengobati tekanan darah tinggi sebelum kondisi tersebut semakin parah.

Lebih lanjut, medical check up dapat membantu seseorang menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Dokter dapat memberikan saran-saran tentang gaya hidup sehat yang sesuai dengan kondisi kesehatan seseorang, seperti mengatur pola makan, olahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan buruk seperti merokok atau minum alkohol.

Jenis Medical Check Up

apa itu medical check up?

Foto: Freepik

Medical check up meliputi banyak hal yang harus diperiksa jadi ada beberapa jenis check up tergantung apa yang akan dievaluasi. Mengutip dari Halodoc, berikut apa saja jenis pemeriksaan yang dilakukan:

1. Pemeriksaan tinggi dan berat badan

Pemeriksaan tinggi dan berat badan bertujuan untuk mengetahui indeks massa tubuh (IMT atau BMI) seseorang. IMT yang ideal adalah antara 18,5-24,9. Anda juga bisa menghitung IMT menggunakan kalkulator IMT online dari MyMeal.

2. Pemeriksaan gula darah dan kolesterol

Pemeriksaan gula darah dan kolesterol merupakan yang paling umum dilakukan dalam medical check up. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kadar gula darah dan kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Karena tidak dipungkiri, kedua penyakit ini sangat umum diderita namun gejala atau penyebabnya sering diabaikan.

Kadar gula darah yang normal adalah 70-100 mg/dL, sementara kadar kolesterol normal adalah di bawah 200 mg/dL. Jika hasil tes Anda lebih dari angka tersebut maka Anda harus diet atau bahkan mengkonsumsi obat-obatan dari dokter.

3. Pemeriksaan fungsi jantung

Tes fungsi jantung dilakukan menggunakan EKG atau elektrokardiogram, yaitu alat untuk merekam kondisi jantung secara keseluruhan. Hasil tesnya berupa diagram yang menunjukkan bagaimana kondisi jantung Anda.

Pemeriksaan jantung bertujuan untuk mengetahui adanya gejala-gejala penyakit jantung, seperti hipertensi atau penyakit jantung koroner. Tes ini juga bisa mengetahui apakah katup dan dinding jantung Anda masih sehat dan normal atau bermasalah.

4. Pemeriksaan tekanan darah

Pemeriksaan tekanan darah bertujuan untuk mengetahui tekanan darah seseorang. Tekanan darah yang normal adalah 120/80 mmHg.

5. Pemeriksaan laboratorium

Pemeriksaan laboratorium terbagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  • Tes hematologi, untuk mengetahui kualitas dan kuantitas dari sel darah putih, sel darah merah, dan trombosit.
  • Tes urine, terdiri dari cek kadar protein, gula, darah, dan bilirubin.
  • Tes tinja, terdiri dari cek tingkat konsistensi dan warna.

Sebelum melakukan pemeriksaan, pastikan Anda membawa riwayat medical check up sebelumnya jika ada. Biasanya sebelum pemeriksaan dimulai Anda harus mengisi kuesioner tentang kondisi kesehatan Anda.

Jawablah pertanyaan dengan jujur termasuk pengobatan yang sedang Anda jalani, karena ini akan mempengaruhi prosedur dan hasil tesnya.

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Medical Check Up?

Biasanya Anda akan dihubungi kembali terkait hasil pemeriksaan, jadi Anda diperbolehkan pulang setelah tes selesai. Ketika sudah mendapat hasilnya Anda bisa mendiskusikannya dengan dokter.

Langkah yang bisa Anda lakukan setelah selesai medical check up antara lain:

  • Menyimak dan memahami hasil medical check up: Setelah mendapatkan hasil medical check up, penting untuk memahami hasilnya dan menanyakan kepada dokter apa yang perlu dilakukan selanjutnya.
  • Menjalani tindakan atau terapi yang direkomendasikan: Jika dokter menyarankan terapi atau tindakan medis, sebaiknya dilakukan sesuai petunjuk dokter.
  • Mengikuti anjuran diet dan olahraga: Dokter mungkin juga akan memberikan saran tentang jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan jenis olahraga yang sebaiknya dilakukan untuk menjaga kesehatan.
  • Membuat jadwal kontrol berikutnya: Jika diperlukan, sebaiknya membuat jadwal kontrol berikutnya sesuai dengan petunjuk dokter. Ini berguna untuk memantau perkembangan kesehatan dan mengambil tindakan segera jika diperlukan.
  • Menjaga gaya hidup sehat: Ada beberapa hal yang dapat dilakukan di rumah untuk menjaga kesehatan, seperti menjaga kebersihan, tidur cukup, mengonsumsi air putih yang cukup, tidak merokok, mengontrol berat badan, dan mengurangi stres.

Pentingnya Rutin Medical Check Up

Medical check up bisa dilakukan secara rutin atau sesuai kebutuhan, dan merupakan cara terbaik untuk mengetahui dan mencegah penyakit yang mungkin sedang terjadi pada tubuh seseorang.

Dengan melakukan medical check up secara rutin, seseorang akan bisa mengetahui apakah ada penyakit yang terjadi pada tubuhnya secara dini, sehingga dapat segera diatasi.

Jika hasil pemeriksaan pertama Anda bagus dan dinilai sehat, dokter mungkin akan menyarankan melakukan pemeriksaan kembali dalam jangka waktu 1-2 tahun ke depan. Namun, jika memiliki suatu penyakit, pemeriksaan ini perlu dilakukan beberapa kali dalam setahun.

konsultasi gratis dengan ahli gizi sebelum medical check up
  • Apa yang Perlu Diperhatikan Setelah Medical Check-up? Diakses pada Dec 2022 dari https://www.halodoc.com/artikel/apa-yang-perlu-diperhatikan-setelah-medical-check-up
  • Medical Check Up, Ini yang Harus Anda Ketahui. Diakses pada Dec 2022 dari https://www.alodokter.com/medical-check-up-ini-yang-harus-anda-ketahui
  • General Medical Checkup Check List, When, and How Often. Diakses pada Dec 2022 dari https://www.emedicinehealth.com/checkup/article_em.htm
  • Pahami Pentingnya Medical Check Up untuk Antisipasi Penyakit. Diakses pada Dec 2022 dari https://ners.unair.ac.id/site/index.php/news-fkp-unair/30-lihat/2574-pahami-pentingnya-medical-check-up-untuk-antisipasi-penyakit

Bagikan artikel ini:

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel terbaru: