Baru-baru ini sering kita mendengar tentang “Diet Mayo” yang sedang BOOMING!. Namun apakah yang dimaksud dengan “Diet Mayo” itu?
Berikut Penjelasannya,
1

Sejarah Mayo
Mayo diambil dari nama pendiri Mayo Clinic, sebuah pusat penelitian klinis di Rochester, Minnesota, Amerika Serikat yaitu doktor William Worral Mayo. Klinik Mayo pertama kali dibuka untuk penelitian klinis pada tahun 1859. Doktor William meninggal pada tahun 1911 dan kliniknya dilanjutkan oleh anaknya yaitu William James Mayo dan Charles Horace Mayo. Pada tahun 1950 klinik Mayo mulai melakukan penelitian mengenai diet rendah kolesterol untuk menurunkan kolesterol serum. Lalu pada tahun 1990 melakukan penelitian mengenai hubungan bentuk tubuh dengan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Klinik Mayo pertama kali mengeluarkan piramida makanan pada tahun 2000 bagi masyarakat yang ingin menurunkan berat badan. Piramida makanan ini diluncurkan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan klinik Mayo bersama dengan Universitas Pennsylvania dan Universitas Alabama (Birmingham). Hasil penelitian ini menunjukkan pengaruh asupan rendah kalori terhadap penurunan berat badan. Universitas Alabama merupakan pelopor penggunaan sayur sayuran dan buah buahan tanpa batas dalam program diet penurunan berat badan. Dan metode ini telah terbukti menurunkan berat badan tanpa membuatnya naik kembali.
5

Mayo Diet Popular
Program diet mayo yang populer di kalangan masyarakat ini dikenal sebagai fad diet mayo yang sampai sekarang tidak diketahui siapa pencetusnya. Dan sudah dipastikan bukan dikeluarkan oleh Klinik Mayo sehingga tidak ada bukti secara kliniknya. Program diet ini menjanjikan penurunan berat badan sebanyak ± 4,5 kg dalam 12 hari. Jika menginginkan penurunan berat badan lebih dari itu maka bisa “off” dulu selama dua hari kemudian mengulanginya kembali selama 12hari. Dan bisa turun hingga 22.7 kg selama beberapa bulan jika mengikuti diet ini. Diet ini merupakan diet rendah karbohidrat, tinggi lemak dan pembatasan asupan buah, roti dan produk susu. Meskipun pencetus diet mayo yang popular ini tidak diketahui namun pola menunya telah beredar luas di masyarakat internasional.

Pola menu diet mayo klinik yang palsu ini sudah beredar selama beberapa dekade. Awalnya hanya diketik pada tahun 1950an lalu digandakan dengan di fotokopi pada tahun 1970, kemudian melalui fax pada tahun 1980. Dan baru baru ini mulai diposting versi online via internet pada tahun 2007. Diet Mayo yang palsu ini juga dikenal sebagai diet grapefruit (jeruk keprok) karena buah ini harus dikonsumsi setiap kali makan. Buah ini merupakan kunci dari diet ini. Makanan tinggi lemak boleh dikonsumsi karena dipercaya dapat membuat Anda merasa kenyang. Buah-buahan dan sayuran dibatasi selama 12 hari program ini.

Berikut penuntun diet mayo yang palsu ini:

  • Kopi dan teh dibatasi 1 cangkir dalam sehari karena dapat mempengaruhi proses pembakaran lemak tubuh
  • Tidak diperbolehkan makan sayuran berwarna putih seperti kentang, bawang putih, jagung, roti, pasta, nasi dan buah-buahan.
  • Dianjurkan makan daging untuk sarapan dan salad untuk makan siang/malam
  • Tidak dianjurkan untuk makan makanan selingan diantara waktu makan karena jika mengikuti diet ini dengan taat Anda seharusnya tidak akan merasa kelaparan diantara waktu makan
  • Dianjurkan untuk minum air putih 1.9lt per hari
  • Makanan diperbolehkan digoreng menggunakan butter

4

Salah satu contoh pola menu diet mayo yang salah :

Pagi : separuh jeruk keprok, 2 butir telur, 1 potong daging dan 1 cangkir teh

Siang : separuh jeruk keprok, salad sayuran, daging

Malam : separuh jeruk keprok, salad sayuran, daging

Snack sore : susu skim/jus tomat

Di Indonesia, diet mayo yang salah ini telah berkembang dan menjadi trend di berbagai kalangan masyarakat selama beberapa bulan terakhir dengan pola menu yang lain lagi. Mengklaim bahwa diet tersebut berasal dari Mayo Clinic, USA. Dengan metode diet tanpa garam yang dilakukan selama 13 hari. Tidak makan garam atau makanan yang mengandung rasa asin. Dan menjanjikan akan turun 7-8 kg jika mengikuti program tersebut dengan benar.

Berikut adalah contoh pola menu diet mayo yang sedang berkembang di masyarakat Indonesia :
daftar menu diet mayo

Beberapa hal yang perlu diklarifikasi pada diet mayo yang sedang berkembang tersebut yaitu :

  1. Diet mayo tersebut BUKAN berasal dari Klinik Mayo, USA
  2. Pengaturan diet tanpa garam. Mayo Klinik yang berada di USA tidak pernah menganjurkan diet tanpa garam dan hanya bagi penderita hipertensi saja yang dianjurkan untuk diet rendah garam bukan tanpa garam. Perlu diklarifikasi dalam hal ini garam yang dimaksud adalah hanya garam dapur saja atau kandungan natrium yang ada pada garam yang perlu diperhatikan. Karena sesungguhnya beberapa makanan mengandung natrium tersembunyi seperti MSG, keju, saus, kecap, makanan awetan, makanan kalengan, roti tawar, dll.
  3. Penurunan berat badan drastis yang terjadi pada pelaku diet mayo yang salah (fad diet) baik yang ada di Indonesia maupun mayo diet salah yang berkembang di negara lain yaitu disebabkan karena asupan makanan yang sangat rendah kalori (±800 kcal). Dan ini merupakan diet extrim yang sangat berbahaya jika tidak dikonsultasikan terlebih dahulu oleh ahli kesehatan. Program penurunan berat badan yang aman menurut Klinik Mayo dan American Heart Association yaitu minimal 1200kcal/hr karena asupan <1200kcal/hr dapat menghilangkan beberapa zat gizi dalam tubuh seperti kalsium, zat besi dan protein.
  4. Pola menu diet mayo yang salah tidak mengandung keseimbangan zat gizi dikarenakan menunya yang kurang bervariasi.

P

Mayo Diet Plan (Mayo Clinic)
Program diet mayo yang berasal dari Klinik Mayo merupakan program pengaturan makan yang berdasarkan pada Piramida Makanan Sehat dengan banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan disertai dengan aktivitas fisik/olah raga teratur. Piramida makanan ini dibuat berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Klinik Mayo bersama beberapa universitas ternama. Diet penurunan berat badan dengan prinsip memperbanyak konsumsi sayur dan buah ini telah terbukti tidak akan membuat berat badan kembali naik (efek yoyo).

Program ini dilakukan selama 12 minggu dengan hasil penurunan berat badan ± 1kg/mggu. Selama program ini Anda akan diajarkan mengenai sumber zat gizi yang terkandung dalam beberapa bahan makanan, cara mengontrol porsi/jumlah makanan yang dikonsumsi dan aktivitas fisik yang penting untuk dilakukan. Program ini diluncurkan melalui situs resmi Mayo Clinic pada tahun 2007.
2010-03-16-mayoclinicweightpyramid

Piramida makanan sehat dari Klinik Mayo ini fokus pada bahan makanan padat yang mengandung energi rendah seperti sayur sayuran dan buah buahan. Sedangkan yang perlu diperhatikan atau dibatasi yaitu bahan makanan padat dengan energi tinggi seperti makanan penutup/tart/kue dan makanan instan yang telah diproses yang cenderung mengandung kadar gula tinggi. Pada gambar piramida di atas dapat dilihat bahwa semakin ke atas nilai energi yang terkandung dalam bahan makanan semakin tinggi dan dianjurkan untuk dibatasi asupannya.

Program penurunan berat badan dari Klinik Mayo terdiri dari 4 level yaitu level 1200kcal/hr untuk wanita, level 1400kcal/hr untuk pria, level 1600kcal/hr untuk wanita dan pria dengan BB 136kg atau lebih, dan 2000kcal/hr untuk mempertahankan atau fase maintenance. Selain pengaturan makan program dari Klinik Mayo ini juga menekankan pada aktivitas fisik. Beberapa aktivitas fisik/olah raga yang dianjurkan yaitu berjalan cepat, berenang, berkebun dan pekerjaan rumah tangga. Aktivitas fisik ini dilakukan minimal 30-60 menit/hr. Berjalan cepat akan membakar kalori 250-340kcal dan berkebun akan membakar 272kcal. Selain dapat membakar kalori, olah raga jalan cepat juga akan meningkatkan fungsi jantung dan pernafasan.

Kombinasi antara pengaturan makan dan aktivitas fisik ini dapat menurunkan risiko beberapa penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung dan stroke. Penurunan berat badan yang terjadi hanya merupakan salah satu pengaruh dari program ini.

Sumber : Jacqueline L. Longe. The Gale encyclopedia of diets. 2008. The Gale Group. Farmington Hills. USA.

2

New Diet Plan from Mayo Clinic
Diet Mayo yang berasal dari Klinik Mayo (berdasarkan penelitian dan pengalaman klinis) mulai secara resmi dipublikasikan dalam bentuk buku pada tahun 2010. Diet Mayo ini merupakan program pengaturan makan dan gaya hidup sehat yang dapat diterapkan seumur hidup. Masih sama dengan program dari Klinik Mayo yang telah diluncurkan sebelumnya melalui situs resmi, program yang dipublikasikan dalam bentuk buku ini juga memfokuskan pada pengaturan makan dan aktivitas fisik. Dalam program terbaru ini Klinik Mayo membaginya menjadi 2 fase yaitu fase Lose It dan Live It.

MayoClinicdietbook

 

  • Fase Lose It :

 

 

    Selama 14hari ini merupakan fase yang berat karena mulai diperkenalkan 5 kebiasaan sehat yang sebelumnya tidak pernah atau jarang dilakukan serta harus menghilangkan 5 kebiasaan buruk yang tidak sehat. Pada fase ini Anda akan mendapatkan penurunan berat badan ± 2.7 – 4.5 kg.
KEBIASAAN SEHATKEBIASAAN TIDAK SEHAT
SarapanMakan sambil menonton tv
Mengkonsumsi banyak sayur dan buahMengemil
Mengkonsumsi karbohidrat baik (gandum)Banyak mengkonsumsi makanan manis
Mengkonsumsi sumber lemak baikMengkonsumsi sumber lemak jahat
Berolah raga (minimal 30menit setiap hari)Makan di luar (restoran, rumah makan, fast food, dll)

Contoh menu fase Lose It :

Pagi1 cangkir yogurht + buah
SiangTuna & Pasta Salad ( tuna, pasta, wortel, zukini, 1sdm mayonaise) + jeruk
MalamCheese pizza + Green salad (selada, tomat, bombay, jamur)
Snack1 buah Apel

 

  • Fase Live It :

Fase ini dapat dilakukan seumur hidup. Dalam fase ini Anda akan mempelajari mengenai pemilihan bahan makanan, ukuran porsi makanan, perencanaan menu dan membiasakan gaya hidup sehat yang telah dilakukan pada fase Lose It. Pada fase ini Anda masih dapat menurunkan berat badan ± 0.5 – 1 kg/mgg. Aktivitas fisik atau olah raga yang teratur merupakan kunci utama pada fase ini.

Contoh menu fase Live It :

PagiRoti bagel+selai strawberry+ pisang+ susu skim
SiangSup sayuran + Salad + Yogurht
MalamGrilled chicken + baked potato+ steam broccoli+ Pear
SnackPop corn

 

*Rina Novasari, S.Gz.Dietisien

http://www.mayoclinic.org/healthy-living/weight-loss/in-depth/mayo-clinic-diet/art-20045460