Penyakit jantung saat ini telah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Penderita jantung seakan tak berdaya kala serangan jantung menimpa.

Dokter M. Yamin, Sp.JP(K) menuturkan, “Serangan jantung yang dalam terminologi medis disebut sebagai infark miokard akut memang kerap dituding sebagai penyebab kematian mendadak. Hal ini bisa dipahami karena umumnya penderita serangan jantung meninggal sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.

Serangan jantung terjadi karena adanya sumbatan gumpalan darah di pembuluh koroner.
197211_ilustrasi-serangan-jantung_663_382

Menurut dokter Yamin, gejala-gejala serangan jantung untuk setiap orang bisa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak di bagian tengah dada. Terkadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali.

Disisi lain, serangan jantung bisa menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami seperti rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut.

Menurut dr. Daniel PL Tobing, MD, FIHA, FICA, FAPSC, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Harapan Kita, ada dua jenis pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk penderita gejala serangan jantung koroner.

dr. Daniel PL Tobing menuturkan, “Berdasarkan penderitanya, jenis pertolongan dibagi menjadi dua yaitu untuk penderita yang tak diketahui dan diketahui pernah mengalami masalah fab memiliki riwayat jantung koroner.
Ambulance_iStock_000011321000Medium

Apa sajakah itu?

Untuk yang tak diketahui pernah mengalami jantung koroner sebelumnya, mintalah teman Anda untuk berhenti beraktvitas, lalu duduk atau berbaring selama lima menit.

Apabila setelah lima menit rasa nyeri pada dada tidak kunjung reda segera telepon ambulans ke 118.

Sementara bagi penderita yang memiliki riwayat jantung koroner, pertolongannya tidak jauh berbeda. Hanya saja apabila setelah lima menit rasa nyeri di dada tetap terasa, segera minta dia minum nitrogilesin maksimal tiga kali selama tiga sampai lima menit, atau aspilet aspirin dengan dosis 160-320 mg.

Biasanya dua jenis obat tersebut selalu dibawa oleh penderita jantung koroner karena telah diwanti-wanti oleh sang dokter.

Segerah hubungi 118 apabila obat tersebut tidak berefek juga.