Diet mayo menjadi salah satu dari diet yang populer untuk menurunkan berat badan. Diet ini diperkenalkan oleh Mayo Clinic, yang berfokus kepada pola makan dan olahraga yang sehat untuk jangka panjang. Makanan yang termasuk dalam pantangan diet tidak terlalu sulit untuk dijalani. Merujuk kepada piramida makanan yang dikeluarkan Mayo Clinic, diet ini berfokus kepada asupan buah dan sayur yang diimbangi dengan olahraga, serta menghindari konsumsi garam.

piramida makanan diet mayo

Diet mayo memiliki dua fase penting yaitu fase Lose It dan Live It.

Dalam fase Lose It, proses diet berlangsung selama 2 minggu, dengan tujuan untuk mengurangi berat badan Anda. Pada 2 minggu pertama, nantinya Anda akan mengalami penurunan berat badan sekitar 2–4,5 kilogram. Pada fase ini juga anda dituntut untuk merubah kebiasaan hidup jadi lebih sehat. Sehingga Anda sudah harus mengganti kebiasaan makan makanan yang tidak sehat seperti makanan berlemak, camilan manis, dsb menjadi menu makanan yang sehat seperti sayur, buah, biji-bijian utuh disertai olahraga rutin.

Pada fase Live It, Anda dituntut untuk lebih memperhatikan pola hidup yang lebih sehat. Pasalnya, fase ini akan berdampak pada Anda untuk jangka panjang, demi menjaga kesehatan tubuh. Pada fase ini Anda harus semakin aktif berolahraga sekaligus membuat pilihan makanan, ukuran porsi, perencanaan menu, serta tetap berpegang pada kebiasaan yang sehat. Fase ini juga dapat membantu Anda mempertahankan target berat badan secara permanen. 

Apakah diet mayo aman untuk semua orang?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) orang dewasa disarankan tidak mengkonsumsi garam lebih dari 2.300 mg garam per hari. Namun pada sebagian orang, tidak mengkonsumsi garam sama sekali dapat membuat tubuhnya mudah lelah, lapar, dan lemas.

Menurut ahli gizi Gati Dwi Cahyani, Amd. Gz seperti yang dikutip HaiBunda, masyarakat Indonesia yang menjalankan diet mayo pada umumnya hanya mengurangi asupan garam dan karbohidrat, tidak benar-benar menghilangkannya. Garam yang dikonsumsi kita sehari-hari berhubungan dengan cairan tubuh. Jika kekurangan natrium, tubuh kita akan merasa lemah dan cepat lelah.

Namun diet mayo ini aman untuk dilakukan oleh penderita darah tinggi. Menurut Hellosehat, garam menyebabkan hipertensi bila dikonsumsi secara berlebihan karena asupan garam (natrium) yang tinggi dapat menahan air di dalam tubuh. Jika volume air dalam pembuluh darah meningkat, tekanan di pembuluh darah pun naik. Maka itu penderita darah tinggi disarankan untuk menjalankan diet rendah garam ataupun diet mayo.

Terlepas dari banyaknya manfaat diet mayo untuk menurunkan berat badan, Anda tetap harus menyesuaikan diet yang cocok untuk Anda. Untuk itu disarankan untuk melakukan konsultasi untuk memastikan bagaimana pola diet mayo yang aman untuk Anda. Anda dapat menghubungi ahli gizi MyMeal Catering untuk mengetahui kondisi tubuh Anda, tujuan melakukan diet, hingga memilih diet yang sesuai. Selama menjalankan diet, Anda pun dipantau perkembangannya dan juga mendapatkan cek kesehatan secara gratis. Anda dapat langsung menghubungi kami disini atau kunjungi halaman ini untuk mengetahui pola diet yang sesuai kebutuhan Anda.