Katering Kesehatan dan Diet - My Meal Catering - Serve Your Diet Personally

Subscribe to Katering Kesehatan dan Diet

Kenapa Sandra Dewi Suka My Meal Catering

June 28, 2010

Kenapa Sandra Dewi suka My Meal Catering?

Kenapa Sandra Dewi suka My Meal Catering?

berikut email dari Sandra Dewi kepada mymeal catering:

to: Ignatius Zaldy

From: Sandra Dewi

Testimoni

Jun 28, 2010 7:58 PM

Kenapa Sandra Dewi suka my meal katering…:
- bahan2 makanannya organic
- menunya ga ngebosenin, dan ganti2
- minyaknya pake olive oil
- menunya itu aku banget, masakan sehat dan rumahan tp enak dan mewah
- dianterin hehehehe
- intinya sehat

Karena di lokasi syuting aku merasa makanannya kurang sehat, dgn my meal catering, aku ga perlu khawatir telat makan, makanannya ga sehat, dan ga takut berat badanku naik.

My meal solusi gaya hidupku yg sangat sibuk ini…i love my meal catering..

Sandra Dewi.
?Sandra Dewi? Sent from my BlackBerry®

Posted with WordPress for BlackBerry.

Diet Diabetes

April 3, 2010

Diabetes dikenal juga sebagai Kencing manis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tingginya tingkat gula darah secara terus menerus di atas batas normal baik dalam kondisi puasa ataupun setelah makan.

Tabel: Kadar glukosa darah sewaktu dan puasa dengan metode enzimatik sebagai patokan penyaring dan diagnosis DM (mg/dl).[2] Bukan DM Belum pasti DM DM
Kadar glukosa darah sewaktu:
Plasma vena <110 110 - 199 >200
Darah kapiler <90 90 - 199 >200
Kadar glukosa darah puasa:
Plasma vena <110 110 - 125 >126
Darah kapiler <90 90 - 109 >110

Penyebab:

Pembentukan diabetes yang utama adalah karena kurangnya produksi insulin (diabetes melitus jenis 1, yang pertama dikenal), atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin (diabetes melitus jenis 2, bentuk yang lebih umum). Selain itu, terdapat jenis diabetes melitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil. Jenis 1 membutuhkan penyuntikan insulin, sedangkan jenis 2 diatasi dengan pengobatan oral dan hanya membutuhkan insulin apabila obatnya tidak efektif. Diabetes melitus pada kehamilan umumnya sembuh dengan sendirinya setelah persalinan.

Pemahaman dan partisipasi pasien sangat penting karena tingkat glukosa darah berubah terus, karena kesuksesan menjaga gula darah dalam batasan normal dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes. Faktor lainnya yang dapat mengurangi komplikasi adalah: pola makan sehat dengan diet diabetes,berhenti merokok, mengoptimalkan kadar kolesterol, menjaga berat tubuh yang stabil, mengontrol tekanan darah tinggi, dan melakukan olah raga teratur.

Gejala

Tiga serangkai yang klasik tentang gejala kencing manis adalah polyuria (banyak kencing), polydipsia (banyak minum) dan polyphagia (banyak makan). lalu berkembang menjadi cepat lelah.

Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan sampai ke urine. Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri).

Akibat poliuri maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).

Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).

Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.

Karena kekurangan insulin yang berat, maka sebelum menjalani pengobatan penderita diabetes tipe I hampir selalu mengalami penurunan berat badan. Sebagian besar penderita diabetes tipe II tidak mengalami penurunan berat badan.

Pada penderita diabetes tipe I, gejalanya timbul secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Kadar gula di dalam darah adalah tinggi tetapi karena sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, maka sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis).

Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.

Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe I bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakaan atau penyakit yang serius.

Penderita diabetes tipe II bisa tidak menunjukkan gejala selama beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering kencing dan haus. Jarang terjadi ketoasidosis. Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat stres-misalnya infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglikemik-hiperosmolar non-ketotik.

Apakah penderita diabetes bisa berpuasa pada bulan Ramadhan?

Pasien yang cukup terkendali dengan pengaturan makan saja tidak mengalami kesulitan kalau berpuasa. Pasien yang cukup terkendali denganobat dosis tunggal juga tidak mengalami kesulitan untuk berpuasa. Obat diberikan pada saat berbuka puasa. Untuk yang terkendali dengan obat hipoglikemik oral (OHO) dosis tinggi, obat diberikan dengan dosis sebelum berbuka lebih besar daripada dosis sahur. Untuk yang memakai insulin, dipakai insulin jangka menengah yang diberikan saat berbuka saja. Sedangkan pasien yang harus menggunakan insulin (DMTI) dosis ganda, dianjurkan untuk tidak berpuasa dalam bulan Ramadhan

referensi:

  1. ^ IDF Chooses Blue Circle to Represent UN Resolution Campaign Unite for Diabetes, 17 March2006
  2. ^ a b c Tim FK UI, Kapita Selekta Kedokteran, Jilid 1, Media Aesculapius, Jakarta1999ISBN 979-95607-0-5
  3. ^ World Health Organization Department of Noncommunicable Disease Surveillance. (1999). Definition, Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus and its Complications. (PDF)
  4. Wikipedia

Mari Berbagi Makan Sehat Kepada Sesama kita yang membutuhkan !!

February 6, 2010

Banyak Sesama Kita yang membutuhkan Makanan Sehat... Maukah Anda membantu ??

Banyak Sesama Kita yang membutuhkan Makanan Sehat... Maukah Anda membantu ??

1 orang Anda Rekomendasi dan bergabung = 6 box makanan sehat untuk sesama yang membutuhkan

Rekomendasikan teman / kerabat anda untuk mengubah pola makan nya menjadi pola makan yang sehat di My Meal Catering, maka My Meal akan memberikan  6 makanan sehat kepada sesama yang membutuhkan… 5 box dari sumbangan dari anda 1 box sumbangan dari teman/kerabat anda yang bergabung di My Meal Catering.

1x anda ambil paket diet = 1 box makanan sehat untuk sesama yang membutuhkan

setiap kali anda mengambil paket/ memperpanjang katering, maka My Meal akan memberikan 1 box makanan sehat bagi sesama yang membutuhkan.

berbagi makan sehat kepada 50 anak panti asuhan abimata, bintaro

berbagi makan sehat kepada 50 anak panti asuhan abimata, bintaro

Masing masing membawa makanan sehat untuk opa oma di panti werdha, para tukang becak, dan gelandangan di jalan

Masing masing membawa makanan sehat untuk opa oma di panti werdha, para tukang becak, dan gelandangan di jalan

My Meal Catering di Tabloid Nova, Januari 2010

January 24, 2010

Jumat, 22 Januari 2010

Lunch Box Organik Untuk Anak

Zaldy mengibarkan bendera My Meal untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin hidup sehat (Foto: Henry Ismono/Nova)

Salah satu usaha yang dibidik suami-istri ini cukup unik, katering organik untuk anak-anak. Untuk pesan, pelanggan bisa telepon atau order lewat internet. Praktis!

Salah satu upaya pasangan suami-istri Ignatius Zaldy (39) dan Lynda memperkenalkan usaha kateringnya adalah lewat situs www.mymealc atering.com. Lewat situsnya ini, “Orang makin kenal usaha yang saya jalankan,” tutur Zaldy yang membuka katering khusus menu diet dengan bahan-bahan organik. Bahkan, Zaldy juga menawarkan katering kesehatan itu untuk anak-anak. “Persoalan anak biasanya soal obesitas dan alergi,” kata Zaldy.

Mengutip riset Departemen Kesehatan tahun 2005, begitu banyak terjadi obesitas pada anak. Jumlahnya lebih dari 90 persen. Padahal, obesitas merupakan awal munculnya berbagai penyakit seperti diabetes, kolesterol, dan seterusnya. “Masalah lain, si anak tidak boleh mengonsumsi makanan tertentu oleh dokternya,” imbuh Zaldy.

Kirim Ke Sekolah
Dikisahkan Zaldy, kesulitan membuat menu sehat untuk anak ini pernah dikeluhkan seorang ibu padanya. Bersama istrinya Lynda, Zaldy yang semula khusus membuka katering diet untuk orang dewasa, juga memberi perhatian pada anak. “Persoalan anak berbeda-beda. Menu yang ditawarkan pun berbeda-beda. Menu yang kami sajikan, disesuaikan dengan kebutuhan anak,” kata Zaldy yang menawarkan menu katering untuk bayi 4 bulan – anak 10 tahun.

Zaldy menjanjikan bayi dan si anak akan mengonsumsi makanan organik sehat yang disusun oleh ahli gizi. Dengan menu personal ini, “Tentu si anak tidak akan alergi lagi. Makanan yang kami sajikan juga tidak akan membuat obesitas. Selain menggunakan bahan organik mulai dari sayuran, telur, dan daging, kami tidak menggunakan pengawet dan bebas MSG,” lanjutnya.

Website My Meal (Foto: www.mymealcatering.com)

Variasi makanan sangat diperhatikan Zaldy. Menunya selalu berganti. “Malah menu sarapan, makan siang, dan malam juga berbeda-beda.” Contoh menu yang disajikan antara lain adalah nasi tim, sup brokoli jagung manis dan jus alpukat lalu menu nasi, sukiyaki ayam, tempura brokoli, sup sayuran dan jus apel plus wortel. “Masing-masing menu ada informasi kandungan nutrisi.”

Sejak awal usaha lima tahun lalu, Zaldy sudah menerapkan konsep delivery. Dari tempat usahanya yang berfungsi sebagai kantor dan dapur di Gading Serpong, Tangerang, “Kami siap mengantar ke mana saja. Kami bisa menjangkau wilayah Tangerang, Jakarta, dan Bekasi Barat. Karena masalah jarak, kami belum bisa mengantar sampai ke Bogor.”

menu yang variatif ditawarkan agar pelanggan tidal bosan (Foto: Henry Ismono/Nova)

Bahkan, Zaldy yang menamakan usahanya My Meal juga siap mengirimkan katering ke sekolah. “Kami juga menawarkan katering khusus anak sekolah. Biasanya untuk makan siang,” kata Zaldy yang menamakan paket ini Healthy School Lunch Box. Menu makan siang sudah termasuk buah/cookies/pudding. Harganya Rp 200.000 untuk 10 kali antar (2 minggu). “Kami sudah mengantar ke beberapa sekolah.”

Untuk menu harian paket 15, 30, dan 45 hari, harganya beraneka, mulai dari Rp 950.000, Rp 1.900.000, sampai Rp 2.850.000. Konsumen tinggal memilih menu makan 3 kali sehari atau 2 hari. Ada juga paket yang lengkap dengan snack, ada pula yang tidak.

Soal rasa, selama ini tidak ada komplain. Salah satu kuncinya, selain variasi makanan, “Menu yang kami sajikan di bawah pengawasan chef. Oh ya, menu untuk anak usia 1 tahun ke atas dan dewasa sebenarnya hampir sama. Bedanya hanya di porsi, rasa pedas, dan tingkat kelembutan,” kata bapak tiga anak ini.

Menu organik menarik di My Meal (Foto: Henry Ismono/Nova)

Pengalaman Pribadi
Ketika memulai usaha, awalnya Zaldy belum menyediakan menu untuk anak. “Tadinya untuk orang dewasa yang punya masalah dengan kesehatan,” kisah Zaldy yang pernah jadi karyawan usaha distribusi alat kesehatan. “Saat itu, saya dan istri punya ide, suatu ketika akan buka usaha sendiri.”

Sampai akhirnya, Zaldy punya masalah dengan kesehatannya. Mulai dari asam urat sampai hipertensi. Dokter menyarankan Zaldy diet. Sang istri yang pintar masak, menyajikan menu diet untuk Zaldy. Sebagian menu diet didapat Lynda dari baca buku. “Ternyata, cara masak menu diet dengan masakan biasa, berbeda sekali. Itu sebabnya, istri mesti dua kali masak untuk saya dan anak-anak. Rasanya kok ribet, ya. Bahan masakan yang disajikan untuk saya, diolah dari bahan-bhan organik” jelas Zaldy.

Masalah yang dihadapi Zaldy justru jadi ide untuk buka usaha. “Pasti banyak keluarga yang punya masalah sama dengan saya. Alangkah baiknya kalau ada katering diet untuk mereka yang kena masalah kesehatan. Kalau saya merasa perlu, orang lain pasti juga butuh menu diet,” paparnya.

Para ahli gizi di My Meal menghitung cermat menu nutrisi yang dibutuhan pelanggannya (Foto: Henry Ismono/Nova)

Beberapa waktu kemudian, Zaldy memberanikan diri keluar kerja. Ia berniat buka usaha sendiri. Ia pun mulai survei ke berbagai tempat di Jakarta. “Masih belum banyak yang buka usaha katering diet. Kalaupun ada, mereka tidak punya jasa pengantaran.”

Pasar inilah yang kemudian dibidik Zaldy. Bekal sebagai karyawan alat kesehatan, jadi modal penting. Pergaulannya dengan dokter juga membuat Zaldy paham persoalan pasien. “Banyak pasien yang kurang disiplin soal mengonsumsi makanan. Obatnya sudah bagus, dokternya juga oke, tapi kalau makannya masih tidak tertib, bisa-bisa ia sakit lagi.”

Kesibukan di dapur My Meal (Foto: Henry Ismono/Nova)

Informasi dari saudara dan kerabat yang tinggal di luar negeri makin meyakinkan Zaldy tentang peluang bisnis ini. “Ternyata di luar negeri sudah banyak yang membuka usaha katering diet. Saya pun makin yakin, usaha bakal berjalan karena di sini masih jarang. Peluangnya masih besar,” katanya.

Untuk lebih meyakinkan, Zaldy juga mengadakan survei kecil-kecilan. Ia melontarkan pertanyaan, “Kalau Anda sakit, apakah senang jika ada yang menyediakan makanan?” Menurut Zaldy banyak yang menjawab senang banget. “Berarti memang banyak orang yang membutuhkan katering diet.”

Website My Meal (Foto: www.mymealcatering.com)

Pesan Online
Tentu Zaldy butuh beberapa persiapan. Mulai dari alat masak, tempat, sampai alat kesehatan canggih. “Saya punya alat untuk mendiagnosis kondisi seseorang. Misalnya saja apakah dia kekurangan protein, vitamin, dan seterusnya. Sebaliknya, apakah ia kelebihan lemak dan kolesterol. Jadi, langsung ketahuan berapa kalori yang ia butuhkan. Alat semacam ini sudah digunakan di beberapa rumah sakit.”

Dalam menggelindingkan usahanya, Zaldy dibantu ahli gizi dan chef. Mereka jadi tim yang kompak. Ahli gizi mengatur kadar komposisi gizi, chef yang mengolah makanan jadi lezat. Jadilah menu sehat tanpa mengurangi kelezatan. Sekaligus Zaldy memupus anggapan bahwa menu diet kurang enak disantap. “Kecuali memang untuk menu pasien yang sudah agak parah, ya. Misalnya saja pasien yang belum pulih dari pembengkakan, tidak boleh makan garam atau rendah garam. Rasa masakan tentu agak hambar. Selebihnya, sih, tetap lezat.”

Zaldy sengaja menggunakan bahan-bahan organik. Alasannya, ia sengaja bikin sesuatu yang belum banyak disentuh orang. Selain itu, “Dari hasil tes beberapa penderita gagal ginjal, pasien yang mengonsumsi bahan organik, racun yang bertumpuk di tubuhnya lebih sedikit.”

Kesibukan di dapur My Meal, menyiapkan menu sehat dan nikmat (Foto: Henry Ismono/Nova)

Kala itu, ujar pria yang tinggal di Tangerang ini, ia kesulitan mencari bahan organik mulai sayur sampai telur. “Saya beli di supermarket, itu pun masih jarang. Lama-kelamaan, saya sudah punya pemasok bahan organik. Sekarang, sih, sudah gampang banget. Belakangan ini sudah ada daging sapi organik. Sayang pengirimannya belum begitu lancar,” kata Zaldy yang kini dibantu 4 ahli gizi dan seorang chef.

Untuk memperkenalkan usahanya, Zaldy berpromosi dengan menyebar brosur. Ia juga membuka situs di internet. Hasilnya memang oke. Makin banyak yang pesan. “Semula hanya warga kawasan Tangerang, sekarang sudah menyebar ke mana-mana. Karena permintaan makin besar, saya buka cabang lagi di kawasan Sudirman, Jakarta.”

Inilah salah satu menu menarik di My Meal (Foto; Henry Ismono/Nova)

Ada sekitar seratus orang yang jadi pelanggan Zaldy. Khusus hari libur seperti beberapa waktu lalu, “Jumlah pelanggan tinggal separo. Kebanyakan pelanggan saya, kan, masyarakat menengah atas. Banyak di antara mereka yang liburan ke luar kota. Usai liburan, pelanggan kembali lagi,” kata Zaldy yang total karyawannya mencapai 30-an orang.

Untuk mereka yang berlangganan, Zaldy menetapkan paling sedikit untuk 15 hari. “Ada lho pelanggan yang awet, sudah dua tahun tetap pesan di katering kami.” Kepada para customer, Zaldy menawarkan belanja secara modern. Pelanggan tak perlu repot datang ke lokasi. Cukup via internet dengan mengisi formulir. Pembayaran bisa tunai atau transfer. “Hemat waktu dan biaya.” (habis)

Henry Ismono

Kabar Gembira …Dibuka Cabang Ke-2 “My Meal” di area JL. Sudirman, Jakarta

September 8, 2009

Kini bisa mengirim lebih pagi ke area :Perkantoran/ Apartemen di kawasan Sudirman, Thamrin, Kuningan, Menteng, Jakarta Timur, Cipinang, Matraman, Pondok Gede, Kali Malang, Bekasi Barat, Sunter, Kemayoran, Cempaka Putih, Rawamangun, Menteng, Percetakan Negara, Senen, Kelapa Gading,Tanjung Priuk, Pulo Mas, Jakarta Pusat, Tanah Abang, Mangga Dua, Magga Besar, Sawah Besar, Juanda, Cibubur, Cijantung. dll semuanya kini bisa kirim pagi pukul 6.30 - 8.00 tiba di rumah anda. Karena My Meal sudah membuka cabangnya yang ke-2, di segitiga emas, kawasan Jl. Sudirman Jakarta. Mulai efektif pengiriman per 1 Desember 2009.

Dengan dibukanya cabang ke-2 ini yang berlokasi strategis. Tujuannya untuk memastikan ketepatan waktu pengiriman makanan khususnya di area perkantoran apartemen atau area bisnis.

How To Lessen Potential Health Risks from Your Cookware !!

June 19, 2009

There are potential risks in some cookware materials. Aluminum and Teflon-lined pots, pans and bakeware are safest when kept in good condition and used properly. Read below this:

Aluminum
Plain aluminum cookware is low-cost, light-weight, and thermally responsive - but aluminum is reactive. Foods cooked in aluminum can react with the metal to form aluminum salts associated with impaired visual motor coordination and Alzheimer’s disease; however there is no definite link proven. More than half of all cookware sold today is made of aluminum.
In the past five years, we’ve seen over 100 studies about aluminum and disease. This metal has consistently been placed in the top 200 health-jeopardizing toxins by the ATSDR (Agency for Toxic Substances and Disease Registry) at the U.S. Department of Health and Human Services.
Suggestions:
• Keep aluminum cookware on good condition - When cooking with aluminum pots, the more pitted and worn out the pot, the greater amount of aluminum will be absorbed.
• Minimize food storage time in aluminum - The longer food is cooked or stored in aluminum, the greater the amount that gets into food.
• Avoid cooking highly acidic foods in aluminum - Aluminum cookware manufacturers warn that storing highly acidic or salty foods such as tomato sauce, rhubarb, or sauerkraut in aluminum pots may cause more aluminum than usual to enter the food.

Anodized aluminum

Anodized aluminum

Anodized aluminum

Anondized aluminum has been treated to develop an aluminum oxide (extremely hard and non-reactive) coating on the surface of the cookware. Commercial Aluminum Company, the manufacturer of Calphalon, a best-selling brand of anodized aluminum cookware, claims that a final stage in the anodization process seals the aluminum, preventing any leaching into food. Anodized aluminum cookware doesn’t react to acidic foods, so these pots and pans are good choices for cooking rhubarb and sauces with tomato, wine, and lemon juice.

Stainless steel
Mixing steel with chromium and nickel (18/8 stainless steel is 18% chromium and 8% nickel while 18/10 has 10% nickel) produces a corrosion resistant steel that is both hard wearing and easy to clean. Stainless steel cookware is considered one of the best and safest choices in cookware.
Suggestion:
Avoid using abrasive materials when cleaning stainless steel cookware - Stainless steel cookware can become a problem if an abrasive material is used frequently to clean it thereby releasing small amounts of chromium and nickel. Nickel is not poisonous in small quantities but it can cause an allergic reaction. People with nickel allergies should avoid cooking with stainless steel cookware.
Copper with stainless steel lining
Copper exterior requires more care but imparts the utensil with copper’s excellent thermal properties. Stainless steel/copper cookware is considered among the best and safest choices in cookware.
Copper
Copper pans are often coated with another metal that prevents the copper from coming into contact with food. Small amounts of the coating can be dissolved by food, especially acidic food, when cooked or stored for long periods.
Suggestions:
• Not for people with nickel allergies - Nickel is one of the metals used in coating, so anyone allergic to nickel should avoid nickel-coated cookware.
• Avoid abrasive materials when cleaning - Coated copper cookware can lose its protective layer if scoured.
• Avoid uncoated copperware - Don’t use badly scratched or uncoated copper cookware to cook or store food.

Teflon and Silverstone

Non-stick finishes like Teflon and Silverstone scratch easily and may release little bits of inert plastic into the food when cooked, as well as toxic fumes over high heat. DuPont studies show that Teflon offgases toxic particulates at 446°F. At 680°F Teflon pans release at least six toxic gases, including two carcinogens. DuPont acknowledges that the fumes can sicken people, a condition called “polymer fume fever.”
A study by Environmental Working Group, in collaboration with Commonweal in 2005 found chemicals in the umbilical cord blood of US-born infants including the Teflon chemical PFOA Similarly, researchers at John Hopkins Hospital, who released findings in 2006, found PFOA the Teflon chemical, in umbilical cord blood in 99% of 300 newborns tested. The Canadian government is introducing legislation to ban PFOA. more info on teflon
Suggestions:
• Consider replacing your Teflon cookware
• Do not overheat Teflon cookware - Nonstick coatings are a risk is if they are over-heated. This can happen if an empty pan is left on a burner. In this case, the fumes released can be irritating or hazardous. If you plan to continue using Teflon, only cook foods at low heat.
• Keep pet birds away when cooking with Teflon - Households with pet birds should be aware that Teflon fumes pose a hazard to birds.

Cast iron
Plain cast-iron is thick and dense cookware for unparalleled heat capacity. The thickness also results in even heating; however, the thickness also requires more time (and energy) to heat up. Cooking with cast iron also provides a source of an important nutrient.
Some nutritionists suggest that foods cooked in unglazed cast iron contain twice or more the amount of iron they would contain otherwise. Cast-iron utensils, although considered very safe to use, should be handled differently from other utensils.
Suggestions:
• Keep cookware well-coated - To prevent rust damage, the inside of cast iron cookware should be coated frequently with unsalted cooking oil.
• Use detergents sparingly - It should not be washed with strong detergents or scoured and should be wiped dry immediately after rinsing.

Black Iron

The most simple and cheapest cookware made from mild steel. While cost is on its side, rusting is a risk. They are not particularly easy to clean and if not thoroughly dried, tarnishing can occur overnight necessitating cleaning again before being used for cooking.

Black iron frying pans are notorious for sticking with items such as fish and eggs and the pan has to be seasoned before use. A layer of salt is put on the inside base and heated up. The effect of this is to seal any surface imperfection in the base of the pan. The salt is removed, replaced by cooking oil and heated till it smokes. The pan is then ready for use. But if it is washed in soapy water, then the whole seasoning process has to be re-done. This is why Chinese chefs seldom wash their black iron woks and seem never to be troubled with food sticking. When black iron was much more common in kitchens chefs would often keep one pan kept aside just for omelettes.
Ceramic, enameled and glass

Cookware made properly of enamel-coated iron and steel is safe to cook with, according to the FDA’s Center for Food Safety and Applied Nutrition. Because of the high firing temperatures required, lead which could present a safety concern is not used in the enamel for this cookware. Some older enamel cookware contained the potentially toxic substance cadmium, which was sometimes contained in the red, yellow and orange pigments used to color the interior of enamel cookware. Cadmium was used mostly by foreign manufacturers. But manufacturers have discontinued its use, and consumers today are not in danger of cadmium poisoning from enamelware marketed today.
Some countries do not have strict lead and cadmium limits. If you bring in glazed ceramic cookware from abroad, be aware that it may not meet permitted levels for lead and cadmium.

Crock-pots and terra cotta

Considered safe for cooking. However, lead has been used in some glazes for slow-cooking pots (crock-pots). But, in tests done in 1987, FDA found that the amount of lead that leached into food from these pots did not exceed FDA standards. As a general rule, terra cotta cookware without lead glaze is the best choice.
To ensure safety in using pottery dishes or cookware, ensure that there is a label that reads, “Safe for food use.” It is also best to avoid using pottery items such as pitchers or mugs from Mexico or Latin America due to the potential high levels of lead.
Plastic
Using plastic containers and wrap for anything other than their original purpose can cause health problems. Don’t use plastic bowls or wrap in the microwave unless they are labelled as microwave safe. If you reuse items for storage, such as dairy product containers, let the food cool before storing, then refrigerate it immediately. Never heat or store food in plastic containers that were not intended for food.
Bamboo
Bamboo steamers and paddles as well as wooden spoons, chopsticks and crockery are non-reactive and considered to have no harmful effects on food during cooking. Bamboo steamers are dishwasher safe, and bamboo is also an earth-friendly, renewable resource.

Silicone Cookware
Silicone is a synthetic rubber which contains bonded silicon (a natural element which is very abundant in sand and rock) and oxygen.
Cookware made from food grade silicone has become popular in recent years because it is colorful, nonstick, stain-resistant, hard-wearing, cools quickly, and tolerates extremes of temperature. There are no known health hazards associated with use of silicone cookware.
Silicone rubber does not react with food or beverages, or produce any hazardous fumes.

Minimizing Your Risk
• Store your food in glass, not plastic
• Do not use Styrofoam cups for drinking (especially hot drinks!)
• When cooking, keep your kitchen well ventilated. Turn on your oven fan or open a window.
• Plastic cookware handles that get too hot may emit toxic fumes. Choose cookware with handles that stay cool on the stovetop for a reasonable amount of time but are oven-safe (e.g. glass/ceramic or stainless steel tubular).
• Never use scouring powders, scouring pads, or other abrasives on ‘microwave safe’ cookware.
• Avoid eating leftover food that has been stored for more than one day.
• Do not cook or store food for long periods of time in aluminum cookware.
• Do not use badly scratched or un-coated copper cookware to cook or store food. If you do have some older tin or nickelcoated cookware, use it for decorative purposes only. Do not scour coated copper cookware.
• If you know you are allergic to nickel, do not use nickel-plated cookware.
• If you are sensitive to nickel and are having difficulty managing your allergy, discuss options with your doctor. Foods known to contain higher levels of nickel include oats and oat products, peas, beans, lentils and cocoa products, such as chocolate, particularly dark chocolate.
• Do not store foods that are highly acidic, such as stewed rhubarb or stewed tomatoes, in stainless steel containers.
• Don’t use plastic bowls or wrap in the microwave unless they are labelled as microwave safe.
• If you reuse plastic items for storage, such as dairy product containers, let the food cool before storing, then refrigerate it immediately. Avoid visibly damaged, stained or unpleasant smelling plastics and containers. Never heat or store food in plastic containers that were not intended for food.
• Do not use silicone cookware at temperatures above 220°C (428°F) as it will melt if exposed to high temperatures . You should also be careful when removing hot foods from flexible silicone cookware, as the food may slide out very quickly.

by. Ignatius Zaldy ( Director of My Meal Catering, 1st Organic Catering in Indonesia) just for Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta. 4 June 2009

References
Agarwal P, Srivastava S, Srivastava MM, Prakash S, Ramanamurthy M, Shrivastav R, Dass S. Studies on leaching of Cr and Ni from stainless steel utensils in certain acids and in some Indian drinks. Sci Total Environ. 1997 Jul 1;199(3):271-5.
Gramiccioni L, Ingrao G, Milana MR, Santaroni P, Tomassi G. Aluminium levels in Italian diets and in selected foods from aluminium utensils. Food Addit Contam. 1996 Oct;13(7):767-74.
Katz SA, Samitz MH. Leaching of nickel from stainless steel consumer commodities. Acta Derm Venereol. 1975;55(2):113-5.
Powley CR, Michalczyk MJ, Kaiser MA, Buxton LW. Determination of perfluorooctanoic acid (PFOA) extractable from the surface of commercial cookware under simulated cooking conditions by LC/MS/MS. Analyst. 2005 Sep;130(9):1299-302. Epub 2005 Jul 28.
Rajwanshi P, Singh V, Gupta MK, Dass S. Leaching of aluminium for cookwares: A review. Environmental Geochemistry and Health;19 (1). 1997. 1-18.
Rajwanshi P, Singh V, Gupta MK, Kumari V, Shrivastav R, Ramanamurthy M, Dass S. Studies on aluminium leaching from cookware in tea and coffee and estimation of aluminium content in toothpaste, baking powder and paan masala. Sci Total Environ. 1997 Jan 30;193(3):243-9.
Takagi Y, Matsuda S, Imai S, Ohmori Y, Masuda T, Vinson JA, Mehra MC, Puri BK, Kaniewski A. Survey of trace elements in human nails: an international comparison. Bull Environ Contam Toxicol. 1988 Nov;41(5):690-5.

KABAR GEMBIRA !!!! khusus Anak Sekolah. Diantar ke Sekolah.

February 5, 2009

Saat ini paket ini sudah tidak tersedia di My Meal. Jika anda masih berminat dalam jumlah kolektif ( silahkan hub cs my meal)

Khusus Anak Sekolah!! dan diantar ke sekolah !! Sementara untuk sekolah yang berada di area tangerang, serpong dan karawachi. BPK PEnabur, Tunas Bangsa, Tunas Mulia, Stella Maris, Laurensia, Dian Harapan, SPH, Pahoa, Binus, Ursula, Al Azhar, Harapan Bangsa dll)

Kini anak anak kita dapa menikmati catering organik dengan harga Murah.

  1. Organik
  2. No MSG
  3. No Pestisida
  4. Tanpa Pengawet
  5. No Chemical
  6. No Fomaline
  7. No Borax
  8. No Styrofoam
  9. No Melamine
  10. Paper Disposable Food Grade , bebas bocor, Go GRENN
  11. low Cholesterol
  12. Mengoreng dengan Minyak Canolla
  13. Bebas dari Takut Salah Makan
  14. Kebersihan dan kesehatan makanan terjamin
  15. Pangawasan Ahli Gizi

Berikan anak anda yang terbaik!!!

Healthy School Lunch Box, sudah termasuk buah/cookies/puding + sendok/sumpit

Hanya Rp. 200.000,-  untuk 2 minggu (10x pengantaran)

info lengkap liat di http://www.mymealcatering.com/product-services/healthy-school-lunch-box-new

Katering Jakarta

November 1, 2008

Siapa mau Sehat seumur hidup?

Anda pasti mau sehat seumur hidup, saya juga sangat mau sehat seumur hidup.

Mau tau caranya memiliki tubuh sehat , bahagia dan bersemangat seumur hidup?

Sayangnya itu hanya impian Anda dan saya saja. Anda dan saya sama-sama pernah jatuh sakit. Entah sakit ringan seperti gatal, terkilir hingga sakit yang menyiksa seperti sakit gigi, pusing, kolesterol, asam urat, maag, bahkan hyperensi, diabetes, serangan jantung, stroke, kanker dan lain-lain.

Anda dan saya sama-sama menginginkan hidup sehat, bahagia dan nyaman….

Kenapa sih Anda dan saya tidak ingin jatuh sakit? Karena sakit itu merepotkan dan tidak enak.

  • Membuat badan terasa tidak enak, tidak enak tidur, tidak enak bangun, tidak nyaman beraktivitas, tidak enak berbicara, tidak enak bernafas, bahkan bisa juga tidak enak berpikir.
  • Membuat repot istri/suami , orang tua, saudara, anak, teman dan orang lain.
  • Menghabiskan waktu produktif, bayangkan pengorbanan orang tercinta Anda dalam mengurus dan merawat Anda.
  • Menghabiskan uang lebih banyak, karena harus ke rumah sakit , ke dokter, beli obat, beli makanan, dan lain-lain.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Atur gaya hidup sehat disertai istirahat yang cukup. Makanlah makanan yang menyehatkan. Berdoalah senantiasa. Bersemangatlah.

Karena menunda semuanya berarti Anda membiarkan penyakit cepat/lambat menghancurkan dan merusak tubuh dan hidup Anda. Anda Siap menanggungnya?

Seandainya saya menderita sakit parah, tidak bisa bekerja lagi, saya berjanji tidak akan merepotkan istri, anak, cucu dan orangtua saya.

Saya berjanji berobat, makan obat, istirahat cukup dan makan yang sehat sesusai ajuran dokter.

Bagaimana cara mendapatkan makanan sehatnya? Bertanyalah kepada Ahlinya. Tentu dokter Anda bilang pantangan, larangan yang berbahaya jika dimakan. Dokter bilang apa yang boleh dan harus dimakan, yang bagus untuk Kesehatan dan Penyembuhan.

Tapi kok jadi bingung? Karena tidak jelas mesti dimasak menjadi menu masakan apa. Apalagi kalau yang saya doyan, ternyata termasuk dalam daftar larangan. Dan yang saya tidak doyan termasuk dalam daftar yang harus saya makan. Gimana dong? Butuh Bantuan?

Saya tidak ingin membuat Lynda, istri saya kerepotan dan bingung mengurus makan diet saya sehari hari.

Lynda mengurus saya yang sedang sakit yang seringkali bermanja-manja minta perhatian, minta makan, minta obat, minta ditemani, lalu mesti lagi mengurus rumah tangga, mengurus anak, bayi, mertua, orang tua, pekerjaan dan juga pembantu. Pasti menjadikan hari-harinya sangat berat.

Saya sangat sayang Lynda, Istriku. Kasihan istri saya ini, dia jadi tidak bisa beristirahat dan tidak sempat memikirkan dirinya sendiri. Saya sangat sayang anak-anakku, kasihan karena saya sakit perhatian maminya jadi berkurang. Saya pasti mencari cara membantu istri saya tercinta.

Saya tau urusan yang paling repot salah satunya adalah urusan makan sehat. Jadi serahkan saja urusan makanan diet sehat ini ke katering diet dengan ahli gizi yang bisa mengurus semuanya dari menyusun menu, mengatur pantangan, memilih dan memilah bahan, menimbang, memotong, mengolah, memasaknya, dan mengantarnya ke rumah.

Mencari yang Profesional , Ahli dan Terbaik:

Saya mencari katering dan ahli gizi yang benar-benar membuat makanan sesuai selera dan sakit saya.bKarena saya memiliki selera dan kesukaan yang berbeda, saya memiliki tingkat keparahan penyakit yang berbeda dengan orang lain, saya memiliki pantangan yang berbeda, saya memiliki kebutuhan kalori yang berbeda.

Saya mencari katering dan ahli gizi yang juga mengajarkan saya untuk mengerti, memahami, melatih dan terbiasa untuk makanan sehat yang seharusnya saya lakukan jika saya sehat nanti.

Saya mencari katering dan ahli gizi yang memasaknya dari bahan yang terbaik dan fresh. Yang saya tau bahan Organik adalah yang terbaik, karena selain penuh gizi, bebas pestisida, bebas rekayasa genetic, bebas MSG (micin/vetsin), bebas pengawet, bebas formalin, bebas borax, bebas zat kimia dan lain-lain.

Saya mencari katering dan ahli gizi yang memasak dengan sehat. Menurut buku, minyak zaitun dan canola adalah minyak terbaik untuk menurunkan lemak dan kolesterol.

Saya mencari Katering dan ahli gizi yang bisa memasak untuk makan pagi, makan siang, dan makan malam saya yang fresh.

Saya mau ahli gizi yang menyapa saya, mengenal saya, mengerti saya, memahami saya dan mengasihi saya.

Saya ingin makanan saya bersih dimulai dari pemilihan bahan, persiapan, memasak, packing, pengiriman, hingga penyajian.

Saya ingin ahli gizi yang bisa memonitor makanan saya. Tidak selamanya saya harus pantangan khan? Kalau sudah sehat, saya boleh dong makan sop buntut lagi….?

Saya ingin praktis, tidak bermacet-macet, tidak mau menunggu diruang tunggu berjam jam.

Saya mau makanan yang lezat, yang bisa saya nikmati, saya mau makanan lezat itu juga sehat dan bisa membantu penyembuhan penyakit saya.

Serahkan semuanya kepada Katering dan Ahli Gizi yang Profesional, Ahli dan Terbaik untuk makanan Anda.

Berbahagialah, karena sekarang ini sudah ada Katering dan ahli gizi yang bisa mengurus semuanya untuk Anda.

Sejak tahun 2006, lebih dari 1.000 keluarga terbantu dan puas mengambil paket Healthy Meals. Kebanyakan mereka membeli paket Gold Healthy Meal (3 meal + 2 snack/hari) senilai 8,290 juta untuk 45 hari katering. Mereka puas dan hidup lebih sehat

Beruntung Sekali Anda, karena jika anda mengambil Paket gold Healthy Meal ini sekarang juga akan mendapatkan BONUS:

  1. Gratis Medical Check Up Bio Scan 5x, senilai Rp.1,250 juta
  2. Gratis cek gula darah 2x, senilai Rp. 40 ribu
  3. Gratis Cek asam urat 2x, senilai Rp. 60 ribu
  4. Gratis Biaya Visit Ahli Gizi 4x senilai Rp.600 ribu.
  5. Gratis 3 hari perpanjangan katering senilai Rp. 553 rb.

Total nilai bonus adalah Rp. 2.503.000,-

Salah seorang client my meal menghitung-hitung nilai sebenarnya kalau mengurus sendiri, mulai dari belanja , prepare, memasak, konsultasi dokter, konsultasi ahli gizi, medical check up… ternyata bisa bisa mengeluarkan biaya Rp. 18 jt an untuk waktu 45 hari. Wah mahal juga yach.

Ambil Katering di My Meal Anda tidak usah mengeluarkan uang 18 juta

Juga tidak perlu bayar 15 jt

Apalagi 10 jt

Cukup dengan 8,290 juta ditambah Bonus senilai 2,5 juta

Ahli Gizi My Meal mengunjungi Anda, Ahli Gizi memperhatikan Anda, Ahli Gizi mendengar Anda langsung di rumah anda 2 minggu sekali. Makanan Sehat nan lezat pun 3 x sehari akan tiba di rumah Anda. Sepanjang Anda berada di Jakarta dan Tangerang, makanan Anda bisa dikirim.

Mana yang paling cocok untuk Anda? Paket Gold Healthy Meal atau paket yang lebih ekonomis? Semuanya Anda yang memilih dan menentukan.

Hubungi segera, ahli gizi Anda di 021-70067811, 70067822, 70067855
fax : 021-5471330

atau

Datang langsung ke My Meal (Ahlinya Diet Kesehatan)
Jl.Boulevard Raya blok BA3-45, Gading Serpong.
Tangerang 15810 (Open soon My Meal, Surabaya)
Email : konsultasi@mymealcatering.com

Bagaimana sih kalau cara memulai katering?

Cara memulai katering:

  1. Isi Personal Kuisioner untuk mengetahui selera dan kebutuhan diet Anda.
  2. Kirim balik jawaban ke ahli gizi Anda via fax ke nomor 5471330 atau email : konsultasi@mymealcatering.com, atau telepon kami untuk minta diambilkan kuisinernya di rumah Anda langsung di telepon : 70067811, 70067822, 70067855.
  3. Pembayaran via transfer BCA, NISP, NIAGA, MANDIRI atau pake VISA/MASTER/AMEX (bisa via paypal dikonversi ke US Dollar dan di kantor My Meal langsung) atau Cek/Giro atau Cash.
  4. Katering Anda dalam 2 hari kedepan sudah mulai dikirim.  Selamat Menikmati.  Semoga  Sehat Selalu.

Tidak hanya itu! Anda juga berhak atau bonus voucher :

  1. Voucher Rp. 300.000 untuk Paket Medical Check Up Bio Scan + konsultasi gizi 1 jam. (senilai Rp. 350.000).
  2. Voucher GRATIS Medical Check Up Bio Scan, untuk orang kedua.

Salam Kasih,

Ignatius Zaldy
Director

Catatan Menarik:

  • Dapatkan Gratis Katering Organik selama 30 hari, kesempatan ini hanya untuk 1 orang yang beruntung dengan pengundian poin di bulan ini. Info lengkap hubungi ahli gizi Anda.
  • Jika Anda belum menghubungi My Meal, saya menyimpulkan bahwa Anda sekarang sehat. Karena saya tahu Anda pasti akan menghubungi My Meal jika ada keluarga/kerabat yang sedang sakit dan membutuhkan bantuan urusan makanan diet/sehat. Jadi bookmark website ini karena suatu saat akan Anda butuhkan.

Hadiah Untuk Si Dia

September 23, 2008

hadiah-istimewa-untuk-si-dia

Apa yang ada di pikiran Anda ketika ingin membahagiakan si Dia? Memberinya cincin
berlian? Gaun mewah dari desainer ternama? Atau liburan romantis berdua,di pulau terpencil? Tapi,tahukah Anda ‘hadiah’ yang sesungguhnya dapat memuaskan seluruh hasratnya?

Pernahkah terpikirkan oleh Anda untukmemberinya Orgasme sebagai wujud cinta Anda kepadanya?
Buatlah si Dia selalu bergairah dengan libido yang tinggi. Dan buatlah si Dia merasakan kenikmatan puncak orgasme yang menggetarkan. Itulah hadiah terbesar dari seorang pria kepada wanita.

Dan bukankah itu yang Anda idamidamkan setiap kali bercinta dengannya?

Ya, pencapaian orgasme seorang wanita bisa dibilang sebagai persembahan tertinggi bentuk pembuktian
cinta Anda kepadanya. Mengapa demikian? Faktanya, hanya segelintir wanita saja yang pernah merasakan orgasme yang sesungguhnya. Sisanya malah berpendapat bahwa orgasme hanyalah mitos belaka, karena mereka hanya pernah mendengar tanpa pernah sekalipun merasakan sensasi yang ditimbulkannya.

Sesungguhnya, Anda mampu memberi dan menemaninya sampai ke puncak orgasme dengan cara yang mudah. Kini, ada cara mudah untuk memberikan ‘hadiah’ terindah bagi si Dia… dengan Orgasmic Diet dari My Meal Catering.

Mau tahu apa yang dimaksud dengan Orgasmic Diet? Baca terus artikel berikut ini!

Orgasmic Diet adalah diet revolusioner yang mampu mendobrak libido si Dia, yang akan membawanya pada
pengalaman orgasme yang menggetarkan. Program ini hanya melibatkan 2 langkah mudah, cukup dengan diet dan sedikit latihan otot saja.

Dengan Orgasmic Diet, si Dia tetap boleh makan tiga kali dalam sehari, tentunya dengan menu diet tinggi
protein dan rendah karbohidrat. Usahakan pula agar si Dia menghindari rokok, kopi, dan alkohol. Dan disarankan untuk rajin mengonsumsi cokelat hitam (dark chocolate), suplemen omega 3, calcium-magnesium, zinc, dan multivitamin. Hmmm… mudah kan? Dan si Dia pun tidak perlu menahan lapar.

Hanya dalam jangka waktu 2-4 minggu melakukan Orgasmic Diet, Anda bersama pasangan dipastikan akan
segera menikmati hasilnya. Bayangkan jika libido si Dia naik dan selalu dapat mencapai orgasme setiap bercinta dengan Anda. Mau?

Sekilas Fakta
Sesungguhnya ada 4 faktor yang mempengaruhi kemampuan seksual si Dia. Ke-empat faktor tersebut adalah:
1. Kecukupan kadar ‘free testosterone’.
2. Keseimbangan komposisi dopamin-seratonin.
3. Kekuatan dan kelenturan otot PC (pubococcygeus).
4. Sirkulasi darah yang baik di area alat genital

Untuk memenuhi keempat faktor di atas, yang Anda perlukan hanyalah melakukan Orgasmic Diet, yang dapat:

  • Meningkatkan kadar ‘free testosterone’ dengan diet tinggi protein, dan meningkatkatkan kadar zinc serta magnesium pada diet si Dia.
  • Mengatur keseimbangan dua neurotransmitter terpenting dalam mengatur libido dan fungsi seksual si Dia, khususnya dopamin dan serotonin. Caranya dengan meningkatkan asupan omega 3.
  • Meningkatkan kadar dopamin (neurotransmitter yang membuat si Dia merasakan dan mengalami kenikmatanseksual) dengan mengkonsumsi cokelat hitam.
  • Menjaga supaya serotonin tidak naik atau melonjak tajam, dengan mengurangi atau menghilangkan kafein dan mengurangi asupan karbohidrat dari makanan.
  • Meningkatkan aliran darah pada area genital denganfish oil.

Berikut ini adalah kadar suplemen yang dianjurkan, yang akan semakin menunjang pencapaian orgasme bagi si Dia:

  1. Untuk si Dia yang berat badannya 50 – 60 kg dibutuhkanOmega 3 sebanyak EPA 1700 mg, DHA 1300 / hari.
  2. Kadar zinc, minimal 15 mg / hari.
  3. Cokelat hitam dengan kadar minimal 70%, hanya dimakan 15 gr / hari, dan
  4. Lakukan latihan Kegel sebanyak 25 set setiap hari.

Tahukah Anda, sesungguhnya diet ini tidak hanya berguna untuk si Dia saja. Ternyata Orgasmic Diet ini juga dapat membantu Anda.

Diet ini dapat membuat Anda mencapai orgasme benar-benar eksplosif yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya. Dan si Dia tentunya akan bahagia jika Anda pun melakukan diet ini berdua, bersamanya.

Bayangkan hasilnya jika Anda berdua sama-sama melakukannya…
Bagi Anda yang ingin memberikan hadiah terindah bagi si Dia, segera lakukan Orgasmic Diet ini bersamanya.

Khusus pembaca Majalah Men’s Health Indonesia, dapatkan “Paket Beli 1 Dapat 2”, sehingga Anda dan si Dia
bisa merasakan kehebohan orgasme bersama. Hubungi:(021) 70067811 dan (021) 70067822 atau www.mymealcatering.com. Hanya berlaku sampai dengan akhir bulanFebruari 2009.

Menu Ramadhan, Buy 1 Get 2 Bonus : Gratis Cek Kolesterol/asamurat/gula

August 30, 2008

Menyambut bulan suci Ramadhan kini lebih bersih dan sehat.  Tersedia Program khusus untuk mendukung ibadah puasa Anda.

Beli 1 paket dapet untuk 2 orang makan + Bonus cek kolesterol/asam urat/gula.

Bener benar penawaran istimewa untuk anda yang ingin menunaikan ibadah puasa dengan menu sehat dan organik. Dikirim 1x pada sore hari sebelum waktu buka puasa. Menu lezat, sehat dan organik khas ramadhan.

Paket untuk 1x makan buka puasa (nasi,lauk,desert dan snack) + 1x menu sahur (nasi, lauk,buah) selama 30 hari mulai dari tgl 21 Agustus s.d 19 sept 09. Cukup bayar untuk 1 orang, tapi kami kirimkan makanan untuk 2 orang. Harga hanya Rp. 4.742.000,-

atau

Paket untuk 1x makan saja (boleh untuk buka atau sahur), selama 30 hari. Cukup bayar untuk 1 orang Rp. 2.345.000,-, tapi kimi kirimkan makanan untuk 2 orang.

Note:

Untuk anda yang perlu diet khusus, tetap dilayani sesuai diet dan kebutuhan, sedangkan porsi tambahan untuk orang ke-2 kami sajikan menu sehat.

Buruan hubungi Ahli gizi My Meal untuk memesan program paket Ramadhan ini.

70067811, 70067822, 70067855, 5471330 email konsultasi2mymealcatering.com